Berita
  • Register

DEMI STANDARISASI PELAYANAN, BALAI BESAR REHABILITASI BNN UJI COBA MODUL TATA USAHA DAN PERAWAT ADIKSI

    Bogor, Standar pelayanan dalam instansi merupakan hal yang penting dan itu hak masyarakat untuk menerima layanan yang prima.  Demi layanan yang terbaik, Balai Besar Rehabilitasi BNN telah menyusun modul Tata Usaha dan Perawat Adiksi. Untuk keselarasan dan lebih matang, dilaksanakan juga uji coba modul  Tata Usaha dan Perawat Adiksi di Hotel Salak pada selasa (9/4) kemarin.  Acara ini dihadiri oleh Deputi

Rehabilitasi BNN, Dra. Yunis Farida Oktoris, MSi, Kepala Balai Besar Rehabilitasi, Ali Azhar, SH, MSi, Perwakilan dari Biro Umum dan humas BNN, Deputi Huker BNN, Dir. PLRIP, PLRKM, Pasca Rehab, BNNK Bogor, BNNK Depok dan Perwakilan dari Balai/loka Rehabilitasi BNN lainnya.

     Ini adalah salah satu inovasi Balai Besar Rehabilitasi BNN. Karena membutuhkan layanan tata usaha yang baik, efektif dan efisien. Dan modul menjadi acuan/standar, pedoman dalam memberikan pelayanan rehabilitasi. 

Modul tata usaha dan modul perawat adiksi yang sdh disusun selanjutnya akan dijadikan pedoman baik di Babes Rehabilitasi BNN Lido maupun di Balai/loka rehabilitasi milik BNN lainnya. 
Hadir sebagai narasumber Yayan Daryan dari ANRI dan 
Ibu Herni Susanti, S.Kep, M.N., PhD dari Universitas Indonesia.

 

Kedudukan, Tugas Pokok, dan Fungsi

Tanggal 31 Oktober 1974 diresmikan oleh Ibu Tien Suharto, realisasi Bakolak Inpres No: 6 Tahun 1971 sebagai Pilot Project DKI Jakarta, dengan nama Wisma Pamardi Siwi yang berfungsi sebagai tahanan wanita & anak-anak nakal sebelum diperkarakan / diajukan ke pengadilan.